Minggu, Oktober 2, 2022
BerandaHUKUM & KRIMINALTegas, LSM Perkasa Minta Aparat Hukum Segera Periksa Satker Dan PPK 4...

Tegas, LSM Perkasa Minta Aparat Hukum Segera Periksa Satker Dan PPK 4 OP BBWS Brantas

Negesindonesia.com – Terkait dugaan Penyembunyian Anggaran kegiatan Operasi dan pemeliharaan rutin secara sistematis bidang OP BBWS Brantas , salah satunya untuk kegiatan operasi dan pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah.

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya dugaan adanya kebocoran anggaran untuk kegiatan operasi dan pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah yang ada di BBWS Brantas sepertinya bukan hanya isapan jempol belaka.

Semisal di tahun 2018 sesuai Rka-kl yang mereka buat terdapat 944 mesin dan pompa air tanah yang dipelihara dengan rincian, anggaran operasi rutin mesin dan pompa air tanah sebesar Rp 9,7 Juta/Titi. Dan anggaran pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah sebesar Rp 7 Juta/titik.

Dan sesuai hasil wawancara dengan peltek PPK OP 4 BBWS Brantas Pery menyebutkan, mulai tahun 2020,2021,2022, operasi dan pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah yang kita kerjakan ada 380 titik, untuk Anggaran operasi Rp 25 ribu/0rang/hari/titik.

Baca Juga :  Diduga Korupsi , Plt Diskominfotik Kota Pasuruan Diadili

Serta Anggran Pemeliharaan rutin Rp 32 juta/titik. dengan Pagu anggaran setiap tahunnya sekitar Rp 17:Miliar, bahkan di tahun 2021 yang lalu jumlahnya lebih sedikit. ucapnya.

Lokasi terbanyak yang dilakukan operasi dan pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah seperti di Kabupaten Situbondo, Kediri dan Sumenep, jumlahnya tidak banyak yang kita pelihara karena memang anggarannya tidak cukup, kita setiap tahun mengusulkan supaya seluruh aset mesin dan pompa air tanah bisa dipelihara akan tetapi turunnya tetap segitu.ucap pery.e

Ketua LSM Perkasa Jatim Togi V Nababan mengatakan, Menurut kami Satker dan PPK OP 4 bbws Brantas telah melakukan kesalahan yang fatal membiarkan Aset negara berupa ratusan titik Rumah pompa tanpa ada penjaganya dan tanpa pemeliharan bisa kita tebak Masih adakah rumah serta mesin dan pompanya saat ini..?, Pembiaran tersebut tentunya bisa merugikan keuangan negara yang tidak sedikit setiap tahunnya semisal, Jumlah Mesin dan Pompa Air Tanah di Kab. Bangkalan ada 70 Titik; di Kab. Sampang 17 Titik; di Kab.Pamekasan 125 Titik; yang dilakukan operasi dan pemeliharan rutin hanya di Kab. Sumenep; 84 Titik. Dan Kab Bangkal 4 titik. Bagaimana kondisi saat ini aset negara tersebut. ucap Om Togii sedikit bertanya.

Baca Juga :  Gandeng Bakorwil II Bojonegoro dan Lintas Kabupaten Atasi Banjir Kali Lamong

Togi biasa disapa menambahkan, Dugaan telah terjadi Mark up di kegiatan pemeliharaan rutin mesin dan pompa air tanah sangat jelas mas, di mana dalam satu tahun Menghabiskan anggaran 32 juta/titik untuk pemblian sprpat seperti aki, dan saringan oli.dan ada indikasi korupsi anggaran operasi rutin mesin dan pompa air tanah mana terdapat ratusan rumah dibiarkan tanpa ada penjaga. a

Baca Juga :  Pengunjung Kenjeran Water Park Surabaya Menjerit Histeris, Banyak Korban Jatuh Dari Ketinggian

Satker dan PPK OP 4 Brantas juga memberikan honor penjaga aset jauh di bawah UMR kabupaten kota yang ada di Jawa Timur dan parahnya lagi hak-hak beberapa penjaga aset tersebut tidak pernah diberikan selama bertahun-tahun adapun yang diberikan mereka tampung dulu dalam brankas dan diberikan setiap 3 bulan sekali (kok seenak udele dewe) kita sebagai kontrol sosial melihat hal yang demikian akan segera kita lengkapi data-data yang ada dan akan kita serahkan ke aparat penegak hukum agar segera ditindaklanjuti. Ucap Bang Togi.e
“Dikutip dari Pusakanews.com”

Sementara itu kasatker OP BBWS Brantas dihubungi melalui pesan whatsapp sampai saat ini belum ada respon.

RELATED ARTICLES

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular