oleh

Sudut Pandang Bijak , Gejolak Alam Yang Seakan Mengisyaratkan Pesan Kepada Manusia

Negesindonesia.com – kejadian Alam Mulai dari akhir tahun hingga awal tahun alam sudah mulai menyeimbangkan unsurnya , banjir ,tanah longsor , gempa bumi , gunung meletus , Wabah bahkan sampai angin puting beliung seakan mengisyaratkan pesan kepada Manusia.

Begitu banyak kejadian alam terjadi dimana-mana bahkan lokasi yang tak biasa terjadi suatu kejadian alam kini terjadi , dan menjadi sebuah pertanda bagi sang pemimpin yaitu manusia.
Semua kejadian alam seakan terjadi tanpa pertanda , kejadian alam yang tak semestinya , hingga membuat Manusia bertanya.

Baca Juga :  98 ASN Pemprov Jatim positif Covid-19

“Ada apa dan Pertanda apakah ini ?”

Dikesempatan yang baik ini Reporter Media Negesindonesia.com berkesempatan melakukan wawancara dengan seorang Narasumber selaku Pengamat Alam (MA) , yang menjelaskan dan memetik hikmah dari kejadian alam yang kini terjadi ,bahwa kejadian alam ini menjadi sebuah peringatan , pertanda dan kasih sayang sang pencipta kepada manusia yang sering disebut sebagai “Khalifah”.

“Alam sedang menyimbangkan unsurnya akibat ulah kebanyakan manusia yang tak lagi punya adab , lupa akan asal usulnya , serakah , sombong dan semena-mena , yang memantik semua ini terjadi serta menjadi peringatan , pertanda dan bentuk kasih sayang sang pencipta kepada manusia” jelasnya.

 

Beliau juga menambahkan bahwa “Semua ini menjadi peringatan bagi sang pemimpin dunia (kebanyakan Manusia) yang sering lalai sibuk dengan dunianya bahkan seakan menjadikan harta dunia sebagai yang paling utama , namun nyatanya tidak ,  terbukti ketika gejolak alam menjadi manusia berlari tunggang langgang ingin menyelamatkan dirinya tanpa memikirkan harta dunia yang sebelumya seakan menjadi juru penyelamat akan dirinya dan yang mereka cari mulai pagi hingga petang.

Baca Juga :  Mentri BUMN lakukan Strategi Penyelamatan Pelaku UMKM

Kedua bicara alam menjadi suatu pertanda bahwa kebanyakan manusia sekarang sudah lupa akan amanahnya bagaimana menghormati alam ini yang sama-sama menjadi mahluk , banyak manusia yang kalap hanya berfikir bagaimana memuaskan nafsunya hingga mengunakan segala cara yang tidak semestinya.

Dan yang terakhir kejadian alam yang saat ini menjadi ini bentuk kasih sayang agar semua manusia tahu bahwa hanya sang pencipta yang bisa meneyelamatkannya , dan apa yang semestinya dilakukannya , agar semua manusia ingat bahwa manusia tidak bisa apa-apa tanpa sang pencipta” tambah MA.

Kini tdak ada prilaku yang lebih baik dilakukan oleh manusia selain sadar dan bersyukur kepada sang pencipta atas semua hal dan kejadian yang sudah terjadi dan berharap agar semua gejolak alam ini segera berlalu.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed