Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaRedaksiPolda Jatim Dapat Penghargaan Dari FBI Karena Telah Ungkap Kasus Situs Palsu...

Polda Jatim Dapat Penghargaan Dari FBI Karena Telah Ungkap Kasus Situs Palsu Bansos AS

 

Negesindonesia.com
Surabaya – Jawa Timur
Polda Jatim mendapat penghargaan atau LOA (Letter Of Appresiation) dari FBI (Federal Bureau of Investigation). penghargaan tersebut diberikan FBI karena Polda Jatim telah berhasil mengungkap scam page atau situs palsu bantuan sosial Covid-19 Amerika Serikat (AS), Selasa (8/2/2022).

Legal Attache FBI wilayah Indonesia dan Timor Leste, John Kim mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas kerjasama yang baik antara Polda Jatim dan FBI dalam pengungkapan tersebut.

Baca Juga :  12 Anggota Polisi Polrestabes Surabaya Dipecat, Yusep: "Mereka Telah Melakukan Pelanggaran"

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Jatim dan Ditreskrimsus Polda Jatim. Tim cyber disini telah mengidentifikasi ancaman kejahatan tersebut,” ujarnya.

Jhon berharap kerjasama semacam ini akan terus terjalin dengan baik. Karena kejahatan cyber masih menjadi ancaman.

Sementara itu, Wakalolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo juga mengucapkan terimakasih kepada FBI atas penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut adalah capain yang dilakukan seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Jatim.

Baca Juga :  Terbukti Bersalah, Randy Dicopot Dari Anggota Polri

“Reward ini menggambar bagaimana Ditreskrimsus dari Polda Jatim mampu melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Slamet.

Menurutnya pengungkapan kasus kejahatan cyber tersebut bukan merupakan kerja yang asal-asalan. Ada anggota yang sudah terlatih.

“Tentunya ini menggambarkan bagaimana kita mempunyai kepolisian walaupun di Jawa Timur tetapi bisa mewakili kepolisian di Indonesia,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang warga negara Indonesia pembuat situs penerima bansos Covid-19 AS palsu berhasil diamankan Ditreskrimsus Polda Jatim.

Baca Juga :  Audiensi Dengan Waka Satreskrim, Bung Taufiq bersama Puluhan Awak Media Mendatangi Polrestabes Surabaya

Tersangka telah membuat 14 situs palsu untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) atau dana bantuan sosial Covid-19 untuk pengangguran warga negara Amerika senilai USD $2,000 setiap 1 data orang, dan juga untuk dijual lagi seharga USD$ 100 setiap 1 data orang.
(hum/anang)

RELATED ARTICLES

21 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular