Minggu, Oktober 2, 2022
BerandaHUKUM & KRIMINALKepala Kejaksaan Negeri Surabaya " Anton Delianto S.h, M.H" Pimpin Pemusnahan Barang...

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya ” Anton Delianto S.h, M.H” Pimpin Pemusnahan Barang Bukti

Negesindonesia.com – Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto S.H , MH pimpin langsung pemusnahan barang bukti tindak pidana umum dan barang bukti rampasan tindak pidana ,Kamis (17/2)

Kepala kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto S.H,M.H yang didampingi Plh , kepala seksi barang bukti dan barang rampasan dan kepala seksi tindak pidana umum kejaksaan negeri surabaya menunturkan bahwa pemusnahan barang bukti dan barang rampasan tindak pidana periode ferbruari 2021 sampai dengan ferbruari 2022 telah memiliki kekuatan yang tetep (incrah)

Baca Juga :  Masih Suasana Lebaran, Unit Reskrim Polsek Tambaksari Berhasil Meringkus Dua Pelaku Kejahatan Curas

“Barang bukti tindak pidana umum dan barang bukti rampasan tidak pidana yang sekarang dimusnakan telah mempunyai kekuatan hukum yang teteap (incrah) dan dari perkara periode februari 2021 hingga 2022” tuturnya.

Pemusnahan Barang bukti tindak pidanan dan barang rampasan tindak pidana berupa sabu-sabu seberat 28 Kg (kilogram), Ganja seberat 1Kg (kilogram), Extacy sebanyak 273 butir, Extacy Labfor seberat 7 Gr (gram), Pil Double L sebanyak 231.073 butir, Labfor LL seberat 348 Gr (gram), Pil Happy Five sebanyak 81 butir, Tembakau gorilla seberat 822 Gr (gram), Riklona sebanyak 90 buitr, Alprazolam/ Calmlet sebanyak 280 butir dan Barang bukti uang palsu dengan uang pecahan nominal Rp. 10.000,- sebanyak 520 lembar, uang pecahan nominal Rp. 20.000,- sebanyak 22 lembar, uang pecahan nominal Rp, 100.000,- sebanyak 39.361 lembar dan uang pecahan 100 US$ sebanyak 15.000 lembar.”tambahnya”

Baca Juga :  Kapolrestabes Surabaya Cek Kesiapan Anggota Saat hadapi Arus Balik

Pemusnahan Barang bukti tindak pidana dan barang bukti rampasan tindak pidana di bagi menjadi 2 kelompok untuk mempermudah metode pemusnahan, yang pertama adalah barang bukti Narkotika dan Psikotropika dilakukan dengan cara dicampurkan larutan kimia dan digiling secara bersamaan sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Sedangkan yang kedua adalah barang bukti yang lain lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan dengan mesin penghancur sehingga tidak dapat dapat digunakan lagi.

RELATED ARTICLES

99 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular