Rabu, Mei 25, 2022
BerandaINVESTIGASIWaspada , Virus Hendra Muncul Saat Virus Hepatitis Akut Misterius Dan Covid...

Waspada , Virus Hendra Muncul Saat Virus Hepatitis Akut Misterius Dan Covid -19 Belum Usai

Negesindonesia.com – Varian Virus Hendra muncul saat dua varian virus “Hepatitis Akut Misterius” dan “Covid-19” belum usai di Indonesia.

Dilansir dari Penelitan Griffith University Australia telah menemukan varian virus Hendra baru yang bisa menular ke kuda dan manusia. Infeksi virus Hendra (HeV) adalah zoonosis penyakit yang dapat ditularkan ke manusia dari hewan. Diketahui penyakit ini sempat muncul pada tahun 1994 dan 2016.

Baca Juga :  Pilkada Serentak Di 270 Daerah 2020 Tetap Dilaksanakan

Diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Disease, varian baru virus Hendra terdeteksi dalam urin kelelawar berkepala hitam dan abu-abu, yang tersebar di Australia bagian utara-tengah New South Wales hingga Queensland tenggara.

“Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia,” kata pemimpin penelitian dr Alison Peel dari Pusat Kesehatan dan Keamanan Pangan, dikutip situs resmi Griffith University, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga :  Proyek Jalan Cor Beton Darmasi Di keluhkan Warga

“Perkembangan kelelawar berkepala abu-abu di wilayah New South Wales, Victoria dan Australia Selatan, biasanya tidak dianggap berisiko tinggi untuk menularkan virus Hendra. Tetapi bukti terbaru menunjukkan ada risiko penularan virus Hendra pada kuda dan pengasuhnya (manusia).”

Virus Hendra merupakan patogen yang bersirkulasi secara alami dalam tubuh kelelawar. Infeksi virus Hendra asli dari kelelawar ke kuda sebesar 65 kali dan empat dari tujuh orang yang terinfeksi, meninggal dunia.

Baca Juga :  Proyek Saluran Jalan Akses Rusunawa"Sumur Welut" Diduga Tidak Sesuai

“Varian HeV-g2 terdeteksi berkembang di semua musim, namun dominan pada bulan-bulan yang lebih dingin antara akhir Mei hingga akhir Agustus,” kata dr Peel.

Penelitian terbaru ini diharapkan dapat membantu para pemilik kuda dan dokter hewan untuk mempertimbangkan risiko virus Hendra, sehingga dapat mengambil langkah mitigasi penyebaran virus.

 

RELATED ARTICLES

11 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments