Rabu, Mei 25, 2022
BerandaNASIONALDelapan Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Prihal Wabah PMK, Seluruh Jajaran...

Delapan Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Prihal Wabah PMK, Seluruh Jajaran Wajib Tahu

 

Negesindonesia.com
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada seluruh Polda dan Jajarannya.

Adapun instruksi tersebut terkait dengan upaya pencegahan dan pengawasan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan terdapat delapan poin penting dalam instruksi Kapolri tersebut.

Adapun hal tersebut tertuang dalam surat telegram nomor STR/395/OPS/2022 tanggal 11 Mei 2022 tentang arahan dalam rangka darurat penanganan PMK.

Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan pihaknya telah mengirimkan tim Satgas Pangan Polri ke wilayah yang terdapat wabah PMK.

Baca Juga :  Tinjau Gereja Katedral, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan dan Pengamanan Optimal di Perayaan Natal dan Tahun Baru

Dia menyebutkan beberapa wilayah tersebut antara lain Provinsi Jawa Timur dan Aceh.

Melansir Jum’at (13/5) berikut delapan instruksi Kapolri terkait penanganan wabah PMK :
1. Melakukan koordinasi dengan dinas peternakan terkait data penyebaran PMK dan upaya yang dilakukan untuk mencegah masuknya hewan ruminansia dari daerah yang dinyatakan wabah PMK sehingga dapat meminimalisir penyebarannya.
2. Memberdayakan dan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas bersama penyuluh peternakan untuk mengedukasi masyarakat bahwa PMK tidak menular pada manusia, namun menular pada hewan lain tertentu.
3. Membackup secara penuh gugus tugas dalam upaya penanggulangan penyebaran PMK agar tetap terisolasi di daerah yang ditetapkan sebagai wabah.
4. Melakukan pendampingan terhadap petugas dalam melaksanakan tindakan pengendalian dan penanggulangan PMK.
5. Membantu gugus tugas penanganan PMK terhadap seluruh rangkaian kegiatan penanggulangan di kabupaten kota.
6. Melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan hewan ternak yang akan dipotong telah lulus uji klinis oleh dokter hewan yang diberikan kewenangan.
7. Membantu gugus tugas di pos-pos terpadu bersama dinas terkait di pintu tol atau jalur keluar kota untuk pengawasan terhadap ternak yang akan transit dari daerah lain ke daerah wabah atau dari daerah wabah yang akan dibawa ke luar daerah.
8. Melakukan penegakkan hukum sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku. Jika terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan pengendalian dan penanggulangan wabah PMK.
(hum/@n26)

RELATED ARTICLES

11 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments