Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaJATIMKABAR SURABAYAKesigapan Lurah Kapasan Menanggani Rumah Ambruk Milik Seorang Janda Tua Umur Hampir...

Kesigapan Lurah Kapasan Menanggani Rumah Ambruk Milik Seorang Janda Tua Umur Hampir Seabad di Donokerto | Negesindonesia

 

Surabaya, Negesindonesia.com – Kesigapan Lurah Kapasan dalam menanggani laporan warganya yang terkena musibah rumah ambruk karena usia bangunan sudah tua, lokasi di Donokerto 1 RT/RW 01/07 Kel.Kapasan Kec.Simokerto.

Musibah siapa orangnya yang mau minta, begitu datang sebuah musibah disitulah kepekaan sosial sangat diperlukan ditengah-tengah masyarakat yang majemuk khususnya kota Surabaya, Mbah Surip janda tua umur sekitar 90 an tahun menempati seorang diri dirumah yang ambruk tersebut.

“Kejadiannya begitu cepat ngak ada hujan tapi angin cukup kencang tepatnya hari Sabtu (13/8) pukul 18.00 rumah milik Mbah Surip ambruk beliau Alhamdulillah selamat tapi ada tetangga yang tertimpa saat ini Opname di RS Soewandi namanya Ibu Sugim (75), begitu kejadian spontanitas warga Donokerto 1 langsung bahu-membahu membantu dan menyelamatkan,” kata Roy Sanjaya ketua RT01-RW07.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2022

“Memang benar salah satu warga saya kena musibah hari Sabtu setelah magrib, begitu dikabari oleh anggota saya yang sudah dilokasi, ketika posisi sudah dirumah saya langsung meluncur kelokasi kejadian memang kondisi rumah tersebut sudah rapuh, kampung padat penduduk dan tepat dibelakang rumah tersebut rel kereta api, segera saya berkoordinasi dengan instansi Pemkot Surabaya untuk segera bisa dengan cepat tertangani,” kata kata Moch. Adhari SH, Lurah Kapasan saat ditemui dikantor Kelurahan Selasa (16/8/2022) pukul 10.30 wib.

Baca Juga :  Konferensi Pers KPSIS, "Mengajak Masyarakat Pemilik Surat Ijo Hentikan Pembayaran IPT Pemkot Surabaya"

“Setelah kita datangi kelokasi Mbah Surip (90) memang menempati tanah milik PJKA dan memang beliau juga terdaftar sebagai MBR, secara aturan karena menempati bukan tanah miliknya rutilahu tidak bisa digunakan, akhirnya saya ambil tindakan untuk membantu secara kemanusiaan mengunakan donasi urunan dengan teman-teman dan Alhamdulillah dengan rasa solidaritas kita sudah datangkan bahan material berupa :
1. besi Uk 8 mm sebanyak 15 lonjor
2 besi uk 6 mm sebanyak sebanyak 10 lonjor
3 semen 7 zak
4. Pasir
5 . Batu bata
dan sementara ini kami tanggung semua utk perbaikan nya karena tidak dapat bantuan dari Rutilahu, tetap kita akan usahakan ke Instansi terkait seperti Dinas Sosial,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Kepemimpinan Nasional Lembaga Administrasi Negara RI Tertarik Akan Kebijakan Pemkot Surabaya

Semoga tidak ada lagi musibah yang sampai memakan korban jiwa diwilayah Kelurahan Kapasan, dengan label Smart City kota Surabaya lebih cepat memberikan pelayanan kepada warganya lewat call center 112. (an)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular