Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNASIONALKapolri Minta Semua Aduan Masyarakat Diproses Hingga Tuntas

Kapolri Minta Semua Aduan Masyarakat Diproses Hingga Tuntas

 

Negesindonesia.com
Yogyakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh anggotanya untuk memproses aduan masyarakat (Dumas) terlayani dengan baik dan diproses hingga tuntas. Jangan sampai muncul stigma jika tidak viral maka proses hukum tidak berjalan.

Kapolri menjelaskan terkait penanganan aduan masyarakat ke aparat kepolisian yang seringkali dikeluhkan. Ia menegaskan, saat ini Polri telah memiliki wadah Dumas Presisi dan Dumas Surat. Karenanya, Ia meminta jajarannya agar melakukan tindaklanjut dari pengaduan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang responsif, komunikatif, manajemen pengaduan yang baik, petugas yang profesional, perkembangan penanganan dan Hotline pengaduan.

Baca Juga :  Team Reskrim Polsek Karangpilang Berhasil Meringkus Tiga Pelaku Maling Motor

“Sehingga aduan masyarakat bisa kita tindaklanjuti. Bila kita melakukan langkah-langkah keliru maka muncul masalah baru. Yang tadinya aduan tidak benar tapi kita tidak pas menanggapinya itu jadi masalah baru. Harapan masyarakat harus bisa terjawab. Kalau bisa lakukan pengawalan, harapan masyarakat pasti aduan ditindaklanjuti,” kata Kapolri dalam rapat koordinasi analisa dan evaluasi (Anev) Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, di Yogyakarta, Jumat (17/12/2021).

Stigma Negatif Polisi Terkait Penanganan Aduan Masyarakat
Sigit juga menyinggung fenomena di media sosial yang kerap mengangkat pelanggaran dari personel kepolisian. Ia juga membahas kemunculan beberapa tagar Bahkan, muncul stigma tidak viral maka proses hukum tidak berjalan.

Baca Juga :  AKBP Edo Satya Kentriko S.H, S.I.K, M.H, Kapolres Sumenep Yang Baru, Berikut Profil Beliau

Terkait fenomena itu, Kapolri menekankan harus ada proses evaluasi untuk menghilangkan stigma yang berkembang di masyarakat. Menurut Sigit, evaluasi itu menjadi bagian dari Polri dewasa ini yang tidak anti-kritik terhadap masukan dari masyarakat.

“Ini waktunya kita berbenah untuk melakukan hal yang lebih baik. Bagaimana kita melihat perkembangan medsos terkait peristiwa yang diupload. Ini menjadi tugas kita semua,” jelas Sigit.

Menurut Kapolri, semua personel kepolisian saat ini harus mampu keluar dari zona nyaman. Hal itu demi mewujudkan harapan masyarakat sebagai Polri yang dicintai dan diharapkan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmi Teken UU Cipta Kerja , KSPI Layangkan Gugatan Ke MK

Oleh karena itu, Sigit menyebut, harus ada jiwa kepemimpinan yang kuat dan melekat di setiap personel Korps Bhayangkara. Pemimpin, kata Sigit, harus memberikan pelayanan, membawa visi-misi organisasi, memahami lapangan, cepat mengambil keputusan, dan memahami kesulitan anggota.

“Ini harus diberikan pemahaman. Sehingga level manager dari bawah sampai atas menyesuaikan. Harapan saya menjadi pemimpin melayani bukan dilayani. Jadi tolong dibantu mengawasi,” tutup Kapolri. (Hum/Anang)

RELATED ARTICLES

20 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular