Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaSOSIAL & BUDAYAKalimat "Angel Temen Tuturanmu" , Membawa Pertanda Alam Apa ?

Kalimat “Angel Temen Tuturanmu” , Membawa Pertanda Alam Apa ?

Negesindonesia.com – Seni budaya yang di kenal sebagai “Ludruk atau Dagelan” yang sekarang lagi diminati seluruh lapisan masyarakat terutama wilayah Jawa Timur , kini memunculkan kalimat lama yang sekarang membuming , bahkan bahasanya dipakai masyarakat dalam bercengkrama sehari-hari (GUYON).


Dirasakan dari segi kondisi alam yang saat ini terjadi memang seakan seirama ,Akankah jadi sebuah pertanda dari alam sekarang dan kedepanya nanti ?.

Baca Juga :  KPU Gresik Tetapkan kuota Satu TPS Dibatasi Menampung 500 Pemilih


Budayawan muda “Tatit Tejo Kusumo” saat di mintai pendapatnya tentang kondisi ini , waktu berkunjung ke kantor Media Negesindonesia.com juga mempunyai pendapat bahwa slogan yang sekarang membuming “Angel , Angel , Wes Angel Temen Tuturanmu” pertanda dari Alam akan suasana yang sedang berlangsung atau akan berlangsung di kehidupan manusia penduduk bumi ini.

Banyak manusia yang sombong dan merasa bahwa dirinya paling benar , baginya yang tidak sependapat di anggap salah , susah mencari sesuatu , susah mengurus ini itu dan yang paling jelas nanti akan banyak susah diingatkan , sekarang saja sudah terlihat.”ungkapnya”


Karena memang menurut beliau bahwa semua kejadian yang ada di alam ini sebelum terjadi pasti ada tandanya , tidak jauh-jauh ketika kita akan tidur pasti akan ada tanda berupa rasa ngantuk dan nguap tidaklah mungkin langsung tertidur , oleh sebab itu ketikan seseorang mampu membaca pertanda-pertanda itu maka iya akan siap dan mepersiapakan bukan karna ilmu kesaktian atau gimana .”ujarnya”

Baca Juga :  Pilkada Gresik IRAMA PALARAN


Ketika Sang Alam sudah berbisik sebenarnya apa yang akan dikatakan ? Yang pasti bahasa alam itu indah dan lembut butuh kejernihan jiwa untuk merasakanya.(fq/NI).

RELATED ARTICLES

18 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular