Senin, Agustus 8, 2022
BerandaHUKUM & KRIMINALKajari Tanjung Perak Surabaya Eksekusi Terpidana Pengelapan 3.6 Miliar

Kajari Tanjung Perak Surabaya Eksekusi Terpidana Pengelapan 3.6 Miliar

NegesIndonesia.com – Kejaksaan Tinggi Negeri (Kajari) tanjung perak surabaya lakukan eksekusi terhadap terpidana imam santoso dalam kasus penipuan dan pengelapan jual beli kayu senilai 3.6 .(Selasa/8/2/21).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, I Ketut Kasna Dedy melalui Kasi Intelijen Putu Arya menerangkan, Imam ditangkap dikediamannya, Jalan Darmahusada Surabaya tanpa melakukan perlawanan.

“Kita amankan di kediamannya, di jalan Darmahusada,”ungkap Putu Arya.

Setelah itu, Imam langsung digelandang petugas menuju gedung Kejari Tanjung Perak, pukul 15:00 WIB untuk menjalani proses administrasi seblum dijebloskan ke penjara.

Baca Juga :  Memori Kejaksaan Bangkalan Tidak Ada Titik Terang

Imam Santoso (direktur) PT.Daha Tama Adikarya (DTA) dinyatakan bersalah dalam kasus tindak pidana penipuan dan pengelapan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP , terhadap Willyanto wijaya jo (Korban) sehingga mengakibatkan korban mengalami kerugian meteriel.

“Sesuai putusan dalam kasasi Mahkamah Agung yang diterima oleh kejaksaan negeri (Kajari) Tanjung perak surabaya bahwa terpidana Imam Santoso selaku Direktur PT.Daha Tama Adikarya (DTA) dijatuhi hukuman 2 tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 378 KUHP”.pungkas kasi intelijen Putu Arya

Baca Juga :  Irjen Nico Afinta Gantikan Posisi Irjen M.Imran Fadil Sebagai Kapolda jawa Timur

kasus ini bermula ketika Imam menawarkan berbagai jenis kayu kepada Willyanto Wijaya (korban) pada September 2017 silam.

Untuk memuluskan transaksi terhadap Willyanto Wijaya (korban) terdakwa meyakinkan korban dengan menunjukan rekapitulasi jumlah kayu yang ditebang, diantaranya kayu maranti, kayu rimba campuran dan kayu indab, dengan total keseluruhan sebanyak 15 ribu meter kubik.

Baca Juga :  Warga Balongsari Gantung Diri di Perlintasan Kereta Api Margomulyo

Namun Naas, ternyata perusahaan Imam santoso tidak memiliki kapasitas untuk mensupply Kayu sebanyak yang ia tawarkan, bahkan uang Rp. 3,6 Miliar milik korban digunakan untuk kepentingan pribadinya.

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

45 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular