Rabu, Juni 29, 2022
BerandaJATIMGRESIK NewsJPU Masih Pikir-Pikir , Terdakwa kasus pidana UU ITE Di Vonis Hakim...

JPU Masih Pikir-Pikir , Terdakwa kasus pidana UU ITE Di Vonis Hakim 9 Bulan Penjara

Negesindonesia.com – Kasus penyebaran video asusila dengan terdakwa “Hasan” yang bertempat tinggal Wringinanom kabupaten gresik sudah memasuki tahap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik , Rabu (30/3/22).
Terdakwa kasus tindak pidana pelanggaran UU ITE “Hasan” divonis 9 bilan bulan penjara oleh majelis hakim PN Gresik.
Dalam putusan majelis hakim perbuatan terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Mendengar putusan tersebut tiga  Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili oleh Nurul Istianah , S.H menyatakan belum menerima putusan majelih hakim terkait vonis yang di jatukan kepada terdakwa yaitu 9 bulan Kurungan penjara dan denda Rp.800.000,00( Delapan ratus ribu rupiah).
” kita belum bisa menerima putusan hakim dan menyatakan untur berpikir-pikir atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa ” Ungkap JPU Nurul Istianah , S.H
Sementara diketahui bahwa pihak JPU telah menjerat terdakwa telah melanggar pasal 27 ayat (1) jo pasal 45 ayat (1) UU No.19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 1 tahun 2 bulan kurungan penjara.
“Terdakwa sudah terbukti bersalah dan dari keterangan saksi diketahui tidak ada setitik yang bisa meringankan hukuman terhadap terdakwa, karena perbuatanya telah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informaesi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan ” tambahnya.
sementara dikutip dari keterangan Kuasa Hukum terdakwa “Bilmard,S.H” menjelaskan bahwa antara terdakwa dan korban sudah bersepakat damai dan korban selaku pelapor telah mencabut tuntutannya di polda Jawatimur dan hal ini akan menjadi pertimbangan yang bisa meringankan hukuman terhadap terdakwa.
“klien saya sudah bersepakat untuk berdamai dan dalam kesepakatai itu korban juga bersedia mencabut laporannya di polda jawa timur dan ini menjadi pertimbangan penting bagi majelis untuk bisa meringankan bahkan membebaskan klien saya “Hasan”.Jelasnya.
Baca Juga :  Majelis Hakim Vonis Sang Eksekutor Pencurian "Moh.Ambrin" 1,2 Tahun Penjara
RELATED ARTICLES

27 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular