Rabu, Mei 25, 2022
BerandaHUKUM & KRIMINALWakil Bupati Blitar "Rahmat Santoso" Penuhi Panggilan Polda Jatim

Wakil Bupati Blitar “Rahmat Santoso” Penuhi Panggilan Polda Jatim

Negesindonesia.com – Rahmat Santoso Wakil Bupati (Wabup) Blitar yang kerap di panggil “Pakde Rahmat” hadir di polda Jawa Timur Atas panggilan Penyidik Kriminal Umum (krimum) polda jatim sebagai saksi dalam kasus pemalsuan putusan Mahkama Agung.

Rahmat dilaporkan Hadi Prajitno alias Gehong, salah satu pengusaha asal Surabaya, Meskipun seperti itu Rahmat Penuhi panggilan Penyidik krimum polda jatim masih berstatus sebagai saksi , atas laporannya yang tertuang dalam LP/623.01/IX/SPKT/POLDA JATIM, atas pemalsuan surat putusan palsu dari Mahkamah Agung, terkait sengketa tanah di kawasan Osowilangun.

Baca Juga :  Peringati HPN 2022, Polda Jatim Gelar Turnamen Bulu Tangkis Piala Kapolda Jatim

Rahmat penuhi undangan penyidik kriminal Umum dipolda jatim sebagai saksi terkait kasus dugaan pemalsuan putusan Mahkamah Agung.

“Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, tentunya saya datang karena saya dilaporkan terkait adanya dugaan putusan palsu. Tentunya saya datang untuk memenuhi undangan penyidik terkait hal itu,” ujar Rahmat melalui sambungan telepon, Selasa (22/2/2022).

Rahmat menambahkan, sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar dia adalah seorang praktisi hukum dan tentunya paham bahwa segala permasalahan hukum harus dihadapi dengan mentaati prosedur hukum.

Baca Juga :  Kapolres Jember Berikan Reward dan Punishment Kepada Anggota Jajaran, AKBP Heri Purnomo : "Kenapa kalau yang lain bisa saya tidak bisa"

“Penyidik kan profesional dalam menangani kasus ini, jadi hasilnya kayak apa dan proses hukumnya seperti apa saya serahkan semua ke penyidik,” tambahnya.

Yang jelas sambung Rahmat, dirinya sudah menjawab pertanyaan yang diajukan penyidik terkait apa yang dilaporkan oleh pelapor.

“Penyidik Polda Jatim kan ga bisa menolak laporan, saya sebagai terlapor ya saya datang memenuhi undangan penyidik. Saya pernah dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai 19 kali, saya selalu datang. Mungkin saya salah satu alumni terbaik dan terbanyak yang diperiksa KPK,” kelakar Rahmat.

Baca Juga :  Kapolda Jatim : Mapolda Jatim terapkan Aplikasi PeduliLindungi dan Di Ikuti oleh Seluruh Jajaran Satker

Terpisah Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan bahwa Rahmat datang untuk diperiksa sebagai saksi.

“Yang bersangkutan datang untuk diperiksa sebagai saksi karena kasusnya masih tahap penyelidikan,” ujarnya.

Tim Kriminal Umum terus lakukan Penyidikan dan menjalankan proses hukum secara profesional.

RELATED ARTICLES

8 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments