oleh

Risma Di Dampingi 65 Advokat , Hadapi Laporan KAI

Negesindonesia.com | 65 Advokat yang memgatasnakan dirinya sebagai anak anak risma bersatu siap dampingi risma menghadapi laporan dipolda Jatim terkait kebohongkan kepada publik olehi kongreas advokat indonesia (KAI).

Aduan yang dilayangkan ke polda jatim oleh Abdul Malik selaku ketua perwakilan (KAI) wilayah Jawa Timur dalam aduanya menyebutkan bahwa Tri Rismaharini yang masih menjabat Walikota surabaya melakukan kebohongag publik karena menyebut calon Walikota dan Walik Walikota nomer urut 1 ” Eri cahyadi ” itu anaknya.

Baca Juga :  Walikota Surabaya Tetapkan Perubahan Perwali N0 28 Tahun 2020 Sebagai Langkah Penyelamatam Warga Surabaya

“Para praktisi hukum sepakat bersatu memberikan dukungan kepada Bu Risma. Wujud dukungan itu tergambar lewat pembentukan sebuah wadah. Yakni ‘Advokat Anak-anak Bu Risma Bersatu’ yang beranggotakan 65 pengacara,” kata Juru bicara Advokat Anak-anak Bu Risma Bersatu, Rio Dedy Heryawan, di Surabaya, Rabu (4/11/2020)

Aduan yang dilayangkan oleh politisi Gerindra tersebut menurut juru bicara Advokat anak – anak risma bersatu “Rio” bahwa aduan tersebut sangatlah tidak berdasar bahkan cenderung kekanak-kanakan , ia menjelaskan bahwa bu risma ya menyebut Eri Cahyadi itu anaknya hanyalah sebuah kiasan antara guru dan murid alias lumrah.

“Kan itu kata kiasan. Karena Mas Eri memang dididik oleh Bu Risma. Ini kan sama dengan Bu Risma selalu bilang bahwa seluruh anak di Surabaya ini adalah anaknya, sehingga beliau mati-matian membela, mulai menyelenggarakan sekolah gratis, memberi beasiswa, merawat anak telantar, membina anak jalanan dan sebagainya,”pungkasnya.

Yang kedua aduan yang dilakukan oleh Malik (KAI) terkait risma melakukaan dugaan pelanggaran izin cuti kampanye , namun Rio menjelaakan bahwa risma sudah ijin cuti kampanye dan sudah mengantongi jawaban dari Gubenur Jawa Timur.

Baca Juga :  Memanas!!!Pemkot Surabaya Menyatakan Bahwa Data covid – 19 Dari Pemprov Jatim Tidak Sesuai Dengan Kondisi Di Lapangan

“Kami sudah telaah semua, Bu Risma tidak bersalah. Bu Risma akan dizalimi, maka kami akan bergerak membela. Kami akan melakukan pendampingan pada bu Risma, bahkan banyak advokat lain yang akan bergabung membela beliau,” ungkap dia.

Rio menambahkan, bahwa pihaknya juga prihatin lantaran belakangan Risma terus mendapatkan serangan-serangan dan tudingan melanggar aturan. Hal itu dilakukan oleh pihak tertentu dengan membabi-buta.

“Ini membuat kondisi menjelang Pilkada Surabaya semakin tidak kondusif. Ada pihak tertentu yang bermanuver segala cara dan membabi-buta menyerang Bu Risma. Bahkan, foto Bu Risma dihalangi untuk ditampilkan di alat peraga kampanye (APK), padahal secara aturan dilegalkan untuk tampil pada APK,” ucapnya.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed