oleh

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto Mendapatkan Penghargaan Lencana Emas dari Gubernur Jawa Timur

Advertisements

Surabaya-Negesindonesia.com  Upacara HUT ke-76 Pemprov Jatim yang harusnya dilaksanakan (12/10) di undur sehari karena bersamaan dengan Kedatangan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi), Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mendapatkan Penghargaan Lencana Emas Rabu, 13/10/2021 pukul 10.00 wib.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mendapatkan Penganugrahan Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Tokoh Jatim yang lain di antaranya adalah Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kepala Kajati Jatim M. Dhofir, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Bupati Magetan Suprawoto dan Bupati Tuban Aditya Halindra.

Baca Juga :  Gus Siroj : "Road Show Rakorwil DPW Jatim kita Mulai di Kota Surabaya"

“Harusnya Upacara HUT ke-76 Pemprov Jatim diselenggarakan tepat dihari jadinya yaitu 12 Oktober, karena bersamaan dengan Kedatangan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo Ground Breaking Pembangunan Smelter PT. Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Manyar Gresik jadinya Upacara di undur sehari, merupakan Anugrah dari Allah SWT tepat di HUT ke-76 Pemprov Jatim mendapatkan kado ulang tahun special dari Bapak Presiden, Pembangunan Smelter tersebut dalam pembangunan konstruksinya akan membutuhkan tenaga kerja kurang lebih 40.000 dan ini Proyek Besar dengan nilai investasi sekitar Rp 42 triliun,” kata Khofifah Indar Parawansa (sumber streaming YouTube Kominfo Jatim).

“Masih di HUT KE-76 Alhamdulillah Provinsi Jawa Timur adalah Provinsi pertama yang sudah mencapai level satu menurut data Menteri Kesehatan, semua itu tidak lepas dari Kerja Keras 3 Pilar (Pemerintah Daerah, TNI dan Kepolisian) dalam mengawal proses Vaksinasi bagi warga Jawa Timur, yang menurut data sudah 17 ribuan warga Jatim vaksin dosis 1 dan untuk dosis 2 sekitar 8 ribuan,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Vaksinasi Covid 19. Tidak Ada Efek Negatif

“Semua ini merupakan karekteristik warga Jawa Timur mulai zaman dahulu yaitu Guyub, Rukun, Gotong Royong, kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa, Babinkabtimnas, Nakes, Lurah, Kepala Desa, Camat, Relawan, teman-teman Media dan semua yang terlibat dalam proses Vaksinasi yang mewujudkan Herd Immunity sehingga Warga Sehat Ekonomi kembali Pulih,” tambahnya.

Baca Juga :  Vaksinasi D1 Sinovac untuk Siswa SMP dan SMA se-Kecamatan Sambikerep di Plaza Universitas Ciputra

Meskipun saat ini Provinsi Jawa Timur sudah dalam kondisi level satu, diharpakan masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan ketat dengan terus melakukan 5M (Pakai Masker, Handsanitezer/cuci tangan dengan sabun air mengalir, Jaga Jarak, Hindari Kerumunan, Lebih banyak aktifitas dirumah).
(Kominfo/takim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed