oleh

Top Leader GCG Asia di Laporkan Ke Polda Jatim

Negesindonesia.com |Sepuluh korban investasi Pialang ilegal ” Guardian Capital Group ” (GCG) asia datangi polda jatim untuk membuat laporkan terkait dugaan penipuan berkedok investasi pada senin malam (26/10/2020)

Baca Juga :  Kapolri Berikan Sanksi Tegas Terhadap Kapolda Metro Jaya Dan Kapolda Jawa Barat

Korban diduga sudah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta untuk berinvestasi di GCG karena dijanjikan keuntugan yang mengiurkan oleh Top Leader GCG wilayah Surabaya.
Rani pranoto (pelapor) salah seorang korbanya dari investasi di GCG melaporkan DH dan RW Top Leader GCG untuk wilayah Surabaya , DH dan RW yanh diketahui sebagai pasangan Suami Istri tersebut kini menjadi (terlapor).

“Saya datang ke polda untuk melaporan dugaan penipuan yang di lakulan oleh DH dan kawan-kawan ” ujar Rani satu dari 10 orang yang akan melaporkan kepolda Jatim.

Dalam surat laporan polisi dengan nomo : LPB/842/X/Res.1.11./2020/UM/SPKT/Polda Jatim dinyatakan bahwa DH dan RW dilaporkan atas dugaan Penipuan , Pengelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta UU Perbankan.

DH dan RW dilaporkan karena saat di konfirmasi siapa yang bertanggung jawab atas masalah ini namun tidak ada jawaban yang jelas dari DH dan RW sebagai Top Leader GCG Asia untuk Wilayah Surabaya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Menganggap Penangkapan Gus Nur "Tak Prosedural"

“DH dan RW hanya bilang uang kita hilang , tidak menjelaskan kenapa dan aiapa yang bertanggung jawab atas semua ini ” tuturnunya.

Rani mengaku tergiur atas investasi tersebut karena Leadernya DH dan RW membuai dengan jaji manis bahwa akan memerima keuntungan (Profit) srbesar 5 persen dari sekali transaksi.

Diketahui rina pranoto salah satu korban investasi (GCG) sudah melakukan satu kali transaksi atau investasi sebesar 21 juta rupiah atau 1500 $ karena dijanjikan keuntungan yang mengiurkan.

“Modal yang saya buat untuk ikut berinveatasi di GCG melalui DH dan RW selaku Top Leader GCG Asia wilayah Surabaya adalah Uang dari Mahar perkawinan saya” katanya dengan raut wajah yang sangat sedih.

DH selaku terlapor diketahui dan terbukti sebagai karyawan dari sebuah perusahaan asuransi ternama yaitu Prudential yang masih aktif hingga sekarang.

Korban berharap, pemerintah membentuk Tim Satgas gabungan dari pihak Kepolisian, OJK, Badan Pengawas Keuangan dan PPATK yang dapat dengan cepat dan sigap mengambil tindakan hukum untuk menyelamatkan dana masyarakat sebesar triliun rupiah, diketahui dana tersebut disembunyikan atau dikirimkan para Top Leader tersebut keluar negeri melalui black market money changer.

Dan dari banyaknya laporan yang sudah masuk dari tahun 2019 tentang dugaan penipuan berkedok investasi GCG asia baru 2 orang Leader GCG yang sudah di tetapkan menjadi tersangka , sebanyak 3 laporan sudah di kembalikan kerugiannya , sedangkan laporan lainya bahkan yang baru masuk menunggu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.(fq/NI).

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed