Prilaku Tak Beradab Kepsek SDN 1 Menganti “Umi Latifah” Terancam Dicopot

Advertisements

Negesindonesia.com – Sikap kepala sekolah SDN I Menganti, Umy Latifah, kini menjadi sorotan tajam.

Jabatannya terancam akibat peristiwa tragis seorang siswa berinisial SAH (8) yang buta akibat dicolok tusuk sate oleh kakak kelasnya.

Namun, yang membuat perhatian tertuju pada Umy Latifah adalah sikapnya yang diam dan enggan menjenguk korban kekerasan di sekolah.

Baca Juga :  Bagikan 20 ribu Masker, Siap Memulai Lagi Posyandu Balita di Gresik

Yang tidak mau menjenguk korban SAH Bocah berusia 8 tahun yang mtnya ditusuk oleh kakak kelasnya.

Hal ini menunjukan ketidak berdpan seorang pendidik terlebih sebagai kepala sekolah SDN 1 Menganti, Gresik

Bahkan, saat dimintai keterangan oleh wartawan, dia tetap enggan memberikan penjelasan.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik telah mengancam akan mencopot jabatan Umy Latifah sebagai kepala sekolah.

Baca Juga :  BNPB MENGHIMBAU MARI KITA BEREMPATI PADA KORBAN BENCANA, Abdul Muhari : "Kegiatan Syuting Seharusnya Tidak Dilakukan di lokasi Bencana"

Namun, menurut Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S. Hariyanto, sanksi yang akan diberikan masih menunggu hasil penyidikan di kepolisian.

Hariyanto menjelaskan bahwa sanksi yang akan diberikan tergantung pada seberapa besar bukti yang menunjukkan tanggung jawab Umy Latifah dalam kasus ini.

Ini termasuk kemungkinan Umy Latifah tetap menjadi guru atau dipecat dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Baca Juga :  Team Reskrim Polsek Karangpilang Berhasil Meringkus Tiga Pelaku Maling Motor

Dalam kasus ini, yang jelas adalah bahwa kepala sekolah harus bertanggung jawab terkait peristiwa tragis ini, dan hal ini tetap menjadi fokus sementara penyidikan terus berlangsung.