Senin, Juni 27, 2022
BerandaJATIMHeboh Video Kapolres Sampang, "Selama Saya Kapolresnya......" Lawyer Single Figher : Tidak...

Heboh Video Kapolres Sampang, “Selama Saya Kapolresnya……” Lawyer Single Figher : Tidak Boleh Menutup Informasi Publik

 

Negesindonesia.com
SAMPANG – Viral beredar video amatir anggota polisi Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si. melunturkan kata dengan nada lantang perdebatan salah satu seorang berpakaian kemeja batik.

Dalam video viral tersebut sempat terjadi perdebatan ber- adu mulut dengan seorang berpakaian kemeja batik di ruangan rapat Mapolres Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa, (14/062022).

Dibawah Kepemimpinan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri sedang berusaha mengembalikan Public Trust, sehingga masyarakat menaruh harapan semoga bisa menampilkan performa POLRI YANG PRESISI dan POLRI YANG HUMANIS, namun hal ini bertolak belakang dengan apa yang dialami rekan-rekan kalangan jurnalis saat menghadiri Audiensi di Mapolres Sampang.

Baca Juga :  Lumajang , Gunung Semeru Mengeluarkan Awan Panas

Tersebarnya dalam video viral amatir tersebut, Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si. mengatakan, ”Etikanya sudah betul belum, anda sudah lulus sertifikasi belum, kalau sudah daftarkan ke Humas agar tau Kasi Humas ini mana yang terdaftar dan mana yang gak, kalau tidak terdaftar ngapain dilayani,” ucapnya.

Sambung Dia, “Selama saya Kapolresnya, Saya Perintahkan Kasi Humas untuk berkoordinasi secara professional ya, jadi yang dianggap Media adalah yang terdaftar di Dewan Pers dan mempunyai Sertifikasi sehingga tau Kode Etik Jurnalistik”, (rekaman video viral Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si) Selasa, (14/06).

Baca Juga :  Antisipasi Varian Omicron, Polda Jatim Laksanakan Giat Patroli KRYD

“Jika sudah penuhi itu dan tidak layani wartawan sesuai profesionalnya, anggota yang akan saya periksa, jelas Kasi Propam dijawab Siap Kasi Propam, itu aja ya, Kasi Humas sudah jelas ya, perintah saya dari kemarin waktu kita MOU sudah jelas ya, pastikan bahwa wartawan yang terdaftar pada Dewan Pers dan memiliki Sertifikasi terkait Jurnalistik, sehingga semua misalnya dianggap Produk Karya Jurnalistik atau bukan, jadi gak ada sembarangan itu, saya wartawan saya ini, harus jelas dulu, terdaftar belum pada pokja, ada pokja, kalau kita layani semua 1000 lebih itu, gak jelas itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ingatkan Prokes Tim Pamor Keris Gabungan Polresta Malang Kota Datangi Tempat Hiburan Malam dan Café

Praktisi Hukum Advokat Supyadi Menambahkan, Kapolres Sampang jangan sampai lupa dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 1999, Pasal 7
Ayat (1) Berbunyi : “Wartawan bebas memilih organisasi Wartawan”.

”Kapolres Sampang juga tidak boleh menutup informasi hanya karena jurnalis atau wartawan tidak bersertifikat (ukw), karena selama informasi itu bukan sebagai informasi rahasia, maka jurnalis/ wartawan maupun orang umum harus diberikan fasilitas untuk mengaksesnya, hal ini beracuan kepada Undang-undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi publik,” Tegas Lawyer Single Figher Supyadi Kepada awak Media.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular