oleh

Dinilai Tak Transparan , Warga Luruk Balai Desa Delegan Gresik

Negesindonesia.com | Warga Gelar Demonstrasi di Depan Balai Desa Delegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik , karena Warga masyarakat Delegan menilai selama ini pemerintah Desa idak trasparan dalam mengelolah Dana Desa(DD) pada Selasa (11/11/2020).

Demonstrasi di depan balai desa Delegan yang di pimpin salah satu tokoh masyarakat delegan sekaligus koordinator aksi demo Saifudin Zuhri menjelaskan bahwa demobyang dilakukan oleh warga adalah bentuk protes masyarakat atau warga delegan dengan kinerja para aparat pemerintah Desa yang dinilai tidak secara transparan tentan pengunaan anggaran pemerintah Desa.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pahlawan di Gresik, ‘Mallaby’ Diborgol Di Tiang Bendera

Dan tidak melibatkan atau mengfungsikan adanya Badan Permusyawarahan Desa (BPD) sesuai dengan atauran atau undang – undang Nomer 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Dugaan kurang transparannya pemerintah desa dalam hal anggaran dinilai dari beberapa kegiatan pemerintah Desa Dalegan yang kami pertanyakan, di antaranya terkait dana lingkungan, program-program bantuan seperti alat pertanian dan lain-lain, odong-odong yang bersumber dari dana desa, serta layanan air minum atau pansimas,” jelas  Udin, sapaan akrabnya.

Tidak sampai disini udin juga menuturkan bahwa warna meminta untuk keberadaan Wisata Pasir Putih (WPP) dikelolah secara profeainal , transparan pasalnya selama ini warga menilai Bendahara Desa tidak melakukan atau menjalankan tugasnya secara profeaional dan transparansi.

Program – program pembagunan Desa yang terkesan dikerjakan sendiri ,dianggarkan sendiri dan dilaporkan sendiri tanpa ada keterbukaan (transparansi) kepada warga atau masyarakatnya.

“Kami minta agar WPP dikelola secara profesional transparan dan akuntabel, dan sekaligus menngganti bedahara desa karena tidak sesuai dengan tugas atau fungsinya,” tuturnya.

Baca Juga :  Trasparansi Penyaluran Bantuan Sosial Pangan "BSP"

Ketidak trasparannya pemerintah desa ini yang membuat warga maayarakat kecewa dan resah yang terkesan bahwa didesa ini hanya milik pemerintah desa saja ,bahkat seolah olah masyarakat tidak dianggap atau tidak ada.

“Warga ingin pemerintahan desa yang bagus, kami ingin wisata pasir putih dikelola dengan baik, dengan profesional, transparan dan melibatkan masyarakat secara umum, dan kami akan terus kawal persoalan ini,” terang Udin.

aksi demostran yang di lakukan warga Desa Delegan tersebut  dijaga oleh pihak kepolisian dan koramil dan berjalan dengan aman dan damai.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed